Mengatasi masalah masyarakat yang berkelanjutan

Di negara industri baru dan negara berkembang, banyak kawasan menghadapi masalah sosial seperti kemiskinan, energi, pendidikan, pasokan makanan dan pelayanan medis. Begitu pula, negara maju menghadapi masalah seperti menurunnya angka kelahiran, demografi yang makin menua, masalah lingkungan hidup serta infrastruktur yang lama.

Sebagai perusahaan internasional dengan pengembangan di seluruh dunia, Panasonic memanfaatkan tenaga kerja, solusi, modal dan sumber daya manajemen lainnya untuk bekerja sama dengan masyarakat lokal, Organisasi Nirlaba/Organisasi Nonpemerintah, serta pemerintah dan organisasi internasional untuk menciptakan kesempatan mengatasi semua masalah itu. Panasonic berkomitmen untuk menciptakan “Dunia yang Lebih Baik,” langkah demi langkah.

Image of children using a solar lantern

Kontribusi pada wilayah kekurangan aliran listrik

Proyek 100.000 Lentera Surya

Sekitar 1,32 juta orang di seluruh dunia hidup tanpa fasilitas listrik. Di daerah pedesaan negara berkembang, sumber utama bahan bakar untuk memasak dan penerangan sering kali menggunakan ranting, kotoran hewan, minyak tanah atau sumber lain yang sejenis, sehingga penyebab kematian karena menghirup asap lebih tinggi dibandingkan kematian karena malaria atau tuberkulosis, dengan kematian mencapai 1,9 juta setiap tahun. Di samping itu, tenaga kerja yang diperlukan untuk mendapatkan sumber bahan bakar seperti ini berkontribusi pada rendahnya kesempatan pendidikan bagi anak-anak serta masalah lingkungan seperti deforestasi atau penggundulan hutan. (*WHO, 2010)

Untuk mengatasinya, pada tahun 2012 Panasonic menerapkan rencana untuk menyumbangkan lentera surya kepada Organisasi Nonpemerintah dan organisasi internasional yang beroperasi di daerah yang belum memiliki pasokan listrik seperti di Afrika, Asia Selatan dan Asia Tenggara. Rencana tersebut akan menyumbangkan 100.000 lentera pada peringatan ke-100 didirikannya perusahaan kami tahun 2018. Di samping itu, setelah memberikan sumbangan kami berencana memonitor penggunaan lentera tersebut dan meningkatkan kualitas hidup sehingga produk lebih bermanfaat serta mendorong penggunaannya di kawasan lain.

Image of planting tree in China

Konservasi Alam

Aforestasi Bekerja sama dengan Cina

Masalah lingkungan hidup adalah persoalan yang mendesak, lebih mendesak dari framework negara dan kalangan industri serta berdampak ke seluruh dunia. Dengan operasi bisnis di seluruh dunia, Panasonic bekerja sama dengan para stakeholder, termasuk pemerintahan setempat, mitra usaha, karyawan grup perusahaan dan keluarganya, untuk menerapkan berbagai kegiatan konservasi.

Pada tahun 2013, bersama Departemen Kehutanan Cina, Panasonic meluncurkan Proyek Forestasi Publik Panasonic Cina di Mongolia yang masuk regional Cina. Dengan menanam pepohonan di sepanjang daerah padang pasir, proyek ini diharapkan akan meningkatkan ekologi setempat serta mengontrol perluasan pasir.

Snapshot of children at Panasonic Kids School in Brazil

Pendidikan Lingkungan Hidup

Menyampaikan Pentingnya Lingkungan Hidup Kepada Generasi Muda

Untuk mengatasi permasalahan lingkungan hidup di tingkat global, masyarakat perlu memahami pentingnya situasi ini, serta diperlukannya pendekatan jangka panjang untuk mengatasi permasalahan yang ada. Menyadari hal tersebut, Panasonic secara konsisten melaksanakan pendidikan lingkungan hidup di tingkat global, guna menyebarluaskan pentingnya menjaga lingkungan hidup, khususnya kepada anak-anak sebagai generasi penerus.

Inisiatif yang dilakukan oleh Panasonic diantaranya adalah karyawan Panasonic yang bertindak sebagai guru pengajar dalam program Pembelajaran Lingkungan Hidup di tingkat global (Global Eco Learning Program). Berfokus pada materi pendidikan lingkungan yang disusun oleh tim internal Panasonic, program ini memberikan kesempatan belajar bagi anak-anak dalam situasi yang menyenangkan, seperti kunjungan ke pabrik dan showroom Panasonic. Hingga saat ini, program ini telah diikuti oleh sekitar 1,27 juta anak-anak di 51 negara (periode: Januari 2013).

Selain itu, pada tahun 2011, Panasonic menjalin kemitraan dengan Pusat Warisan Dunia UNESCO (UNESCO World Heritage Centre) guna meningkatkan kesadaran dan konservasi situs-situs warisan dunia UNESCO; serta mendorong terlaksananya pendidikan lingkungan melalui program Pendidikan Warisan Dunia bagi Kaum Muda (Young People’s World Heritage Education Program). Berfokus pada bidang pendidikan, komunikasi, serta dukungan teknologi, Panasonic secara konsisten memberikan dukungan bagi program-program pendidikan lingkungan untuk anak-anak melalui aktivitas seperti kunjungan ke situs bersejaran, pembuatan buku harian lingkungan, pembuatan program TV mengenai situs warisan dunia, serta penyediaan perlengkapan video.

A scene of activity of Panasonic Innovation Volunteer

Partisipasi Aktif Karyawan dalam Program Sosial

Sumbangan Untuk Masyarakat Melalui Pengetahuan Praktis Para Ahli

Memanfaatkan keterampilan dan pengalaman yang didapatkan oleh karyawan selama bekerja, Panasonic melaksanakan program PIVoT (Panasonic Innovation Volunteer Team/ Tim Relawan Inovatif Panasonic) bekerjasama dengan Organisasi non-pemerintah di berbagai negara berkembang di Asia guna memecahkan berbagai masalah sosial. Program ini berusaha memanfaatkan pengalaman bisnis Panasonic dalam tiga bidang utama, yaitu lingkungan dan energi; pendidikan; serta layanan kesehatan. Upaya karyawan dilaksanakan dengan pendekatan menyeluruh, bersama para relawan yang ditempatkan di lapangan untuk melakukan investigasi terperinci serta melaksanakan rencana yang telah ditetapkan. Kami juga menggunakan teknologi teleconference serta jejaring sosial untuk berbagai informasi dengan staf di seluruh dunia untuk berbagi masalah setelah berkunjung ke lapangan.

Dukungan untuk Pengembangan Masyarakat

Di Panasonic, setiap karyawan merupakan bagian dari warga negara global. Artinya, kami berencana untuk secara konsisten menerapkan berbagai inisiatif guna memecahkan masalah sosial serta mengembangkan masyarakat lokal.

Tautan Terkait