Rp #,### 000 010 //panasonic-indonesia.ibrandiq.com/id/Widgets/Fluid/{0} //panasonic-indonesia.ibrandiq.com/Products/MultipleInStock/Fluid/{0}

Pilih Warna
Retail Sales Price: Beli Buy from Panasonic Where to Buy

Menari di Cahaya Hitam

Menari di Cahaya Hitam

Bertempat tinggal di Madrid, Jorge Alvariño adalah fotografer iklan, dunia hiburan, dan pesohor. Ia bekerja di perusahaan seperti HBO dan Netflix. ‘Banyak foto yang saya ambil untuk kampanye iklan untuk seri dan film yang dibidik dengan aktor hanya dalam 5 menit. Itulah waktu yang saya perlukan untuk mengambil semua foto yang diinginkan distributor untuk promosi, dan semuanya harus sempurna'. Baru-baru ini, ia menguji kamera LUMIX S1R pada pemotretan yang memerlukan cat, model, dan sinar UV. ‘Saya mengambil banyak foto dengan sinar UV, tetapi tidak ada satu pun yang cocok dengan kualitas yang telah saya capai kali ini dengan LUMIX S1R baru'.

Ia menguji kameranya selama tur demo LUMIX, pada presentasi LUMIX S1R. ‘Panasonic memberikan saya kebebasan total untuk memutuskan apa yang harus dilakukan selama demonstrasi ini. Memotret seorang penari dengan sinar UV adalah cara sempurna untuk menunjukkan potensi kamera ini. Saya telah bekerja dengan sinar UV selama beberapa tahun, namun belum pernah bekerja dengan gerakan dinamis seperti ini sebelumnya. Saya ingin menunjukkan kedayagunaan LUMIX S1R dengan memotret dalam kondisi pencahayaan yang sangat buruk. Selain itu, warna-warna sangat ekstrem yang kami pilih untuk make-up juga mendemonstrasikan garis lintang LUMIX S1R, rentang dinamis, dan sensitivitas (bahkan pada nilai ISO tinggi)’. Mendapatkan peralatan yang tepat untuk pemotretan ini merupakan suatu tantangan. ‘Hanya ada satu modifier Broncolor UV untuk disewa di Spanyol.

Txomin dari TxLab menyiapkan yang kedua sehinga kami bisa memotret dengan dua lampu kilat UV. Selama pengambilan foto, hal yang paling rumit adalah memfokuskan area yang tepat dan membidik gerakan sang penari. Banyak foto yang dibidik menggunakan fungsi autofocus; sedangkan untuk lainnya, saya fokuskan secara manual’. Untuk mendapatkan efek yang tepat, Lolita, perias artis, menutupi penari dengan cat hitam, sehingga kulitnya tidak terlihat di bawah sinar UV. ‘Selanjutnya, rona make-up yang berbeda ditambahkan berlapis selama pemotretan, menggunakan kuas, sikat gigi, dan tangan untuk menciptakan polesan yang spektakuler ini. Kami selaras dengan sempurna, dia mengerjakan make-up, saya mengambil foto. Sangat menyenangkan!’

Foto diam yang dihasilkan persis seperti yang ia bayangkan. Ini sesuatu yang sering saya lakukan sebelumnya, dan saya tahu persis bagaimana hasilnya nanti. Hal yang paling menarik terjadi di akhir pemotretan. Saya menyadari kami menggunakan lampu kilat dan lampu kontinu, jadi kami mengambil serangkaian bidikan dengan lampu kilat UV terbuka dan penari melompat berputar. Itu benar-benar improvisasi, dan bekerja sangat baik. Keajaiban kehidupan’. Untuk mendapatkan hasil yang tepat, ia menggunakan dua layar dengan empat tabung panjang UV horizontal, sehingga perias artis dan publik dapat melihat dandanannya. ‘Kami juga menggunakan lampu kilat dengan modifier UV. Bekerja dengan mereka sangat menyenangkan karena meskipun saya memotret pada daya maksimum, saya tidak dapat melihat cahaya bila lampu kilat menyala, hanya dandanan model yang mendadak sangat terang. Meskipun menggunakan lampu kilat, kami harus membidik ISO tinggi dan dengan diafragma terbuka karena modifier UV mengonsumsi banyak daya cahaya. Untuk foto dengan jejak cahaya, saya menggunakan teknik lampu kilat terbuka, rana untuk tirai kedua, kecepatan lambat, dan lampu kilat di akhir'.  

Alvariño sangat antusias untuk menggunakan LUMIX S1R dengan lensa 50mm f1.4. ‘Kombinasi ini menghasilkan kualitas gambar, garis lintang, kualitas warna, ketajaman, dan bokeh yang tidak pernah saya lihat sebelumnya. 50mm f1.4 adalah lensa terbaik yang pernah saya gunakan. Sebelumnya, saya tidak pernah merasa yakin bahwa ada fokus jernih untuk f1.4 dalam lensa 50mm. Saat memotret, yang paling berani saya buka adalah f2 dan tetap saja, fokusnya tidak cukup presisi. Dengan lensa 50mm ini, saya tidak perlu mengkhawatirkannya. Cincin geser fokus manual sangat mulus dan sepenuhnya tersegel. Pantas saja, ini disertifikasi oleh Leica’. Ia juga penggemar kamera. ‘LUMIX S1R sangat mudah ditangani, semua berada pada posisi yang seharusnya, menunya mudah digunakan dan ukuran kamera ini sempurna. Inilah kamera yang dipikirkan dengan sangat cermat, dirancang oleh para fotografer untuk fotografer. Rasanya seperti para desainer itu memikirkan saya saat mereka merancang si cantik ini!’

Jorge Alvarino

Jorge Alvarino

Fotografer iklan komersial dan hiburan serta duta LUMIX Spanyol, Jorge Alvarino memulai karier fotografinya sebagai fotografer unit diam (unit still photographer) di industri film tempat ia mengembangkan gaya dramatis dan sinematik, atmosferik yang memotret bintang terkenal untuk poster dan majalah. Dikenal karena pendekatan seni rupanya untuk fotografi komersial, kemampuan dan sikapnya yang tenang membuat bintang dan kru membantunya menciptakan lingkungan kerja yang profesional dan santai. Ia telah memenangkan beberapa penghargaan di festival bergengsi di seluruh dunia seperti penghargaan SOL, FEROZ, LUX, PLATINO, IMP.

Fotografer: Jorge Alvariño 
Tata rias: Lolita 
Model/Penari: Tati 
Asisten Foto: Oscar Pollán

Kunjungi Profil Duta Jorge

Produk-produk yang digunakan dalam artikel ini

false false /id/consumer/wheretobuy.html false
false false /id/consumer/wheretobuy.html false
false false /id/consumer/wheretobuy.html false