SYARAT DAN KETENTUAN PENGGUNAAN
Dengan mengakses dan/atau menggunakan halaman pada URL:https://www.panasonic.co.id and https://www.panasonic.com/id ("Halaman Situs"), Anda menerima dan setuju untuk patuh terhadap Syarat dan Ketentuan Penggunaan dibawah ini, yang bersama dengan ketentuan dan pemberitahuan legal lainnya yang dicantumkan dalam Halaman Situs seperti Pernyataan Kerahasiaan kami, mengatur hubungan antara Anda sebagai pengguna dan Panasonic Asia Pacific Pte., Ltd, perusahaan induk, anak perusahaannya maupun pihak terkait lainnya (“Panasonic”, “kami”) sehubungan dengan Halaman Situs. OK Detail Informasi

Rp #,### 000 010 //panasonic-indonesia.ibrandiq.com/id/Widgets/Fluid/{0} //panasonic-indonesia.ibrandiq.com/Products/MultipleInStock/Fluid/{0}

Pilih Warna
Retail Sales Price: Beli Buy from Panasonic Where to Buy

Keajaiban Detail

Keajaiban Detail

Martin Dürr, seorang fotografer fesyen dan potret dari Jerman. Ia memulai fotografi pada usia yang sudah tidak muda lagi; untuk 25 tahun pertama kariernya, ia bekerja dalam bidang desain grafis dan ilustrasi. ‘Gambar-gambar saya seperti ilustrasi. Saya lebih dari seorang artis daripada fotografer. Saya benar-benar bukan orang teknik’. Oleh karenanya, ia memutuskan untuk menguji mode resolusi tinggi kamera LUMIX S1R dalam serangkaian bidikan potret. Dalam mode ini, delapan bidikan dikombinasikan dalam satu gambar 187 megapiksel super resolusi tinggi. ‘Hasil-nya luar biasa, ada begitu banyak detail yang bisa saya perbesar dan terus perbesar. Kamera LU-MIX S1R dikombinasikan dengan lensa LUMIX S PRO 50mm menghasilkan warna-warna yang fantastis’.

Seiring bertambahnya usia, Martin tidak merasa aneh dengan fotografi. ‘Ayah saya bertanggung jawab atas pengembangan kamera di AGFA. Kami memiliki ribuan dan ribuan slide di rumah. Saya lebih tertarik dalam membuat gambar yang saya inginkan dengan seni dan ilustrasi’. Ia bekerja da-lam bidang desain dan ilustrasi selama 25 tahun. ‘Spesialisasi saya dalam desain 3D, misalnya, untuk game komputer. Saya menghabiskan banyak waktu di depan komputer, berkomunikasi lewat tele-pon atau email, padahal saya sangat menyukai bekerja dengan orang’. Bekerja sebagai seorang fo-tografer telah mengakhiri masa ‘isolasi’ ini. Ia juga mengikuti lokakarya-lokakarya. ‘Sementara ayah saya tahu segalanya tentang teknik kamera, saya tidak mengikuti semangatnya dalam hal ini. Un-tungnya, kamera LUMIX memungkinkan saya membuat foto yang saya lihat di kepala saya. Saya mulai dengan DSLR, tetapi tidak pernah mencapai ketajaman yang saya inginkan. Saat saya memin-jam kamera GH5 dari seorang teman, saya merasakan momen yang sangat mencerahkan. 

Untuk pertama kalinya gambar-gambar itu persis seperti yang saya bayangkan, dan saya memutus-kan inilah saatnya untuk beralih. Beberapa orang menyarankan sebaliknya, mengatakan saya akan kehilangan klien. Tetapi yang sebaliknya justru menjadi kenyataan: bekerja dengan LUMIX telah memberikan saya lebih banyak klien’. Ia ingin melihat apakah ia bisa membuat file yang lebih besar lagi untuk klien-klien ini. ‘File-file itu bisa membantu nanti jika perusahaan memutuskan mereka ingin mengubah detail kecil’. Ia memutuskan untuk melihat apakah mode resolusi tinggi dapat me-nyempurnakan fotografi potretnya. Mode resolusi tinggi bekerja dengan memanfaatkan sistem stabilisasi perpindahan sensor untuk menggerakkan sensor dengan separuh lebar piksel dalam pola kotak, menangkap total delapan gambar dan menggabungkannya ke dalam satu foto ultra detail. Mode ini cocok untuk foto lanskap, foto kehidupan diam, dan reproduksi seni rupa menggunakan tripod. Juga ada mode kedua yang dapat Anda gunakan jika objek bergerak masuk dalam bingkai. 

‘Gagasannya adalah mengambil tiga bidikan dengan para model di lokasi yang luar biasa dengan pa-kaian yang menakjubkan. Saya menginginkan banyak detail yang benar-benar akan menempatkan mode resolusi tinggi melalui lajunya, serta lokasi berangin dan model bergerak, menggunakan fitur yang aslinya tidak dikembangkan untuk fotografi jenis ini’. Bidikan pertama terjadi dekat Gavorra-no, Tuscany. ‘Natascha, model kami, mengenakan pakaian dari Nina Grundler, pemilik salah satu koleksi pakaian Renaissance terbesar di Jerman. Kami menggunakan tiga lokasi: kastel hancur yang sangat berangin, sebuah tempat di Gavorrano itu sendiri; dan area geotermal di dekat Gavorrano’. Bidikan kedua lebih dekat ke rumah. ‘Di Berlin, kami membidik di BLUB, sebuah kolam renang ter-bengkalai yang berada di tengah-tengah kota. Kolam renangnya tak terurus, namun masih menjadi tempat yang disukai oleh para seniman.  Tempat ini tidak terlalu berangin, tetapi sinar matahari sangat cerah dan ada bayangan keras. Model Kleos Bubble: Ia seorang desainer, model, penari, dan fotografer dan terkenal di Berlin dan acara-acara global. Kami memilih pakaian yang cocok sempur-na dengan pemandangan, banyak detail dan warna’.

Bidikan terakhir adalah di perpustakaan Biara Wiblingen, Jerman. ‘Biara ini memiliki ruang yang menakjubkan dengan warna dan detail yang kaya pada kolom dan rak buku. ChiChi Bouvet adalah model kami, bintang lawak internasional dengan kostum unik dan tak ada bandingnya. Inilah ide dasar untuk proyek ini: melakukan pemotretan di perpustakaan dengan buku-buku berisi kisah dan laporan tentang suku asing dengan berbagai macam ritual dan pakaian’.

Ia bekerja dengan para model yang telah ia kenal dengan bidikan semacam ini. ‘Ini sangat penting bagi proyek ini. Saya harus mengetahui bagaimana mereka bergerak, berpose, dan merasa yakin mereka akan bisa diam’. Apa yang ia temukan? ‘Meskipun mode ini tidak benar-benar didesain un-tuk fotografi potret, hasilnya luar biasa. Gambar-gambarnya memiliki begitu banyak detail dan warna, misalnya kulit, begitu indah. Dan itu sangat penting bagi fotografer potret. Kamera LUMIX S1R dengan lensa LUMIX S PRO 50mm merupakan kombinasi yang sangat kuat dan menemukan apa yang bisa dilakukan oleh mode resolusi tinggi untuk fotografi saya telah terbukti sangat bernilai’.

Martin Dürr

Martin Dürr

Lahir dan dibesarkan di Munich, Jerman, Martin Dürr memulai kariernya sebagai seorang ilustrator dan desainer tempat ia bekerja untuk beberapa perusahaan internasional hingga ia terjun ke dunia fotografi portrait dan fashion pada awal tahun 2014. Berdasarkan semua pengalamannya, ia mengembangkan gaya foto uniknya sendiri yang membuatnya dikenal. Tidak terikat pada genre spesifik apa pun, ia menelurkan kreativitasnya dan memotret dalam berbagai gaya dari abstrak hingga pemandangan yang mewah, selalu dengan tujuan untuk menghasilkan gambar yang akan tinggal untuk waktu yang lama di benak para pemirsanya. Bagi Martin, satu kunci untuk sukses dalam fotografi adalah kemampuan untuk membangun komunikasi yang tepat antar semua peserta dalam pemotretan. Apa pun “jenis” pemotretannya: pemotretan di Workshop, komersial, pemotretan foto pribadi atau pemotretan fashion dengan tim yang luar biasa. Berbicara dengan bahasa yang sama dalam fotografi akan membuka berlimpahnya gagasan yang menghasilkan gambar yang akan memukau.

Kunjungi Profil Duta Martin Dürr

Produk-produk yang digunakan dalam artikel ini

/id/consumer/wheretobuy.html false false S-X50GC S-X50GC false
/id/consumer/wheretobuy.html false false S-R70200GC S-R70200GC false
/id/consumer/wheretobuy.html false false S-R24105GC S-R24105GC false

SYARAT DAN KETENTUAN PENGGUNAAN
Dengan mengakses dan/atau menggunakan halaman pada URL:https://www.panasonic.co.id and https://www.panasonic.com/id ("Halaman Situs"), Anda menerima dan setuju untuk patuh terhadap Syarat dan Ketentuan Penggunaan dibawah ini, yang bersama dengan ketentuan dan pemberitahuan legal lainnya yang dicantumkan dalam Halaman Situs seperti Pernyataan Kerahasiaan kami, mengatur hubungan antara Anda sebagai pengguna dan Panasonic Asia Pacific Pte., Ltd, perusahaan induk, anak perusahaannya maupun pihak terkait lainnya (“Panasonic”, “kami”) sehubungan dengan Halaman Situs. OK Detail Informasi