Pengembangan Karyawan

Employee_Development

"Tenaga kerja adalah fondasi bisnis. Kembangkan tenaga kerja sebelum membuat produk." Sepanjang sejarahnya, Panasonic menempatkan prioritas secara konsisten pada pengembangan sumber daya manusia yang didasarkan atas filosofi ini. Elemen utama kebijakan sumber daya manusia kami adalah membangun hubungan saling menguntungkan antara perusahaan dan karyawan melalui berbagai inisiatif atas dasar prinsip manajemen partisipatif, evaluasi berdasarkan kinerja, dan penghargaan terhadap karyawan. Intinya, pendekatan ini berarti kami mengejar dua sasaran sekaligus: mempertahankan pertumbuhan dalam kinerja bisnis dan memungkinkan karyawan mewujudkan pemenuhan keinginan diri sendiri melalui pekerjaannya. Ini adalah cara kami menciptakan lingkungan kerja Panasonic yang ramah-karyawan, lebih memenuhi lingkungan kerja.

Pelatihan dan pengembangan karyawan

Pengembangan sumber daya manusia

Sebagaimana ungkapan "Bisnis terletak pada tenaga kerja,"pertumbuhan dan perkembangan bisnis tidak dapat direalisasikan tanpa mengembangkan tenaga kerja. Pengembangan sumber daya manusia seharusnya dilakukan melalui manajemen harian dan merupakan salah satu tanggung jawab manajer yang paling penting.

Manajer harus ingat bahwa untuk menciptakan inovasi pada orang lain, manajer harus mengambil inisiatif untuk menciptakan inovasi pada diri sendiri. Adalah penting untuk melaksanakan pengembangan sumber daya manusia yang sesuai untuk meningkatkan kualitas anggota staf dan mendorong perkembangan pribadi mereka.

Oleh karena itu Panasonic membuat "Kebijakan Sumber Daya Manusia" di tahun 1957, yang mencakup "Tujuan Dasar Pengembangan Sumber Daya Manusia," "Ketentuan bagi Seluruh Karyawan Grup Panasonic," dan "Pedoman Dasar bagi Manajer." Untuk menerapkan kebijakan ini secara global, kami membuat "Kebijakan Pengembangan Sumber Daya Manusia" yang berisi filosofi dasar dalam bahasa yang lebih mudah dipahami dan dibuat lebih ringkas. Kebijakan Sumber Daya Manusia disampaikan kepada seluruh karyawan di Grup Panasonic untuk mendorong pertumbuhan dalam setiap individu dan menciptakan iklim yang kondusif bagi perkembangan pribadi.

Kebijakan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Kutipan)

I. Tujuan Dasar Pengembangan Sumber Daya Manusia
Untuk mengembangkan tenaga kerja dengan pemahaman yang baik tentang Filosofi Manajemen Panasonic (BBP), sehingga mereka akan berusaha keras melaksanakan tanggung jawab berdasarkan filosofi tersebut; khususnya mengembangkan tenaga kerja untuk melaksanakan 'Ketentuan bagi Seluruh Karyawan Grup Panasonic' sebagaimana tertera di bawah ini.

II. Ketentuan bagi Seluruh Karyawan Grup Panasonic
Poin-poin di bawah ini adalah ketentuan yang harus dipenuhi oleh seluruh karyawan Grup Panasonic. Seluruh karyawan diharapkan menggunakan ini sebagai pedoman dan berusaha untuk pengembangan lebih lanjut.
1.Melaksanakan Filosofi Manajemen kita
2.Selalu menunjukkan semangat yang menantang
3.Tetap berpikir dan bertindak inovatif
4.Menghormati keragaman dan penyertaan
5.Berpikir secara global

III. Pedoman Dasar bagi Manajer
Pengembangan sumber daya manusia seharusnya dilakukan melalui manajemen harian dan merupakan salah satu tanggung jawab manajer yang paling penting. Di bawah ini adalah pedoman dasar bagi manajer yang harus dipenuhi dalam upaya untuk "mengembangkan tenaga kerja sebelum membuat produk.“
1.Menunjukkan kepemimpinan yang bersih berdasarkan pada kepercayaan yang kuat
2.Menciptakan organisasi dan budaya yang memungkinkan karyawan memenuhi potensinya
3.Mendorong mereka mengembangkan diri sendiri
4.Memberikan kesempatan kepada mereka melakukan tantangan baru dan meraih tujuannya
5.Menciptakan lingkungan kerja dimana keberagaman dihargai dan dihormati
6.Menghargai anggota staf atas kerja keras mereka
7.Mengembangkan hubungan manajemen / karyawan yang sehat