Rp #,### 000 010 //panasonic-indonesia.ibrandiq.com/id/Widgets/Fluid/{0} //panasonic-indonesia.ibrandiq.com/Products/MultipleInStock/Fluid/{0}

Pilih Warna
Retail Sales Price: Beli Buy from Panasonic Where to Buy

LEICA DG Lens Story - The Quest for Changing Photography

LEICA DG Lens Story - The Quest for Changing Photography

LEICA DG SUMMILUX 12mm / F1.4 ASPH.

LEICA DG Lens Story - The Quest for Changing Photography

 

1. Latar belakang pengembangan
Membuat lensa sudut lebar berfungsi baik dengan kamera mirrorless
Memiliki panjang fokus yang pendek, lensa sudut lebar memberikan tantangan untuk performa yang optimal. 
Sewaktu membuat distorsi, penyimpangan lengkung dan astigmatisme terlihat, sudut pandang lebar juga memperburuk masalah lain, seperti aberasi kromatik. Semakin lebar diameter lensa, tantangannya pun semakin besar. Idealnya, untuk memaksimalkan kualitas gambar, lensa sudut lebar harus dibuat dengan lensa optik simetris yang berpusat di atas apertur.

Namun, pada kasus kamera SLR (single-lens reflex), cermin drop-down tidak memungkinkan untuk menggunakan lensa simetris pada optik untuk lensa sudut lebar panjang fokus pendek. Untuk mengatasi masalah ini, elemen retrofokus diperkenalkan di bagian depan optik sistem SLR untuk memperluas jarak fokus belakang.* Kecerdikan juga diterapkan untuk mengimbangi performa penyajian optik asimetris yang lebih rendah. Dengan memikirkan kembali pengaturan optik, dan dengan menerapkan fokus mengambang, mendapatkan performa yang sempurna dimungkinkan dengan lensa asperis menggunakan kaca indeks retraktif tinggi, kaca ED, dan elemen yang dibuat dengan material lain. Alaminya, saat sudut sangat lebar, bukaan luas, dan performa superior diutamakan, mendapatkan posisi yang bagus untuk faktor-faktor seperti ukuran dan biaya performa jadi semakin menantang.

* Fokus belakang di sini merujuk pada jarak dari permukaan gambar ke permukaan terdekat lensa yang terpasang pada kamera.

Teknologi digital memungkinkan memandang lewat lensa tanpa memerlukan cermin. Akibatnya, dimungkinkan untuk mengambil jarak fokus belakang yang diperlukan oleh optik SLR. Ini sangat mengurangi tingkat kesulitan dalam mendesain kesempurnaan pada optik asimetris yang diperlukan untuk lensa sudut super ekstrem lebar. Sewaktu mempertahankan faktor bentuk yang ringkas dan meminimalkan berat, kemampuan untuk mengambil ruang ini memungkinkan Leica untuk memperluas bidang pandang, memperlebar bukaan, dan meningkatkan performa. Ini menjadi layak secara komersial untuk membuat lensa sudut lebar dengan sifat alat fotografi sesungguhnya yang seimbang. Dengan membebaskan ruang internal, teknologi mirrorless memungkinkan Leica, dari sudut ke sudut, untuk membuat lensa 12mm F1.4 yang memenuhi standar ketat performa kami di seluruh gambar. Dan, dibandingkan dengan model serupa yang dibuat oleh produsen lain untuk kamera full-frame, lensa ini memberikan performa superior dengan ukuran lebih kecil dan lebih ringan. Faktanya, lensa super lebar Leica untuk Micro Four Thirds memiliki sekitar separuh dari jumlah keseluruhan dibandingkan dengan lensa 12mm full-frame.

1. Latar belakang pengembangan

2. Tujuan pengembangan
1. Target pengguna
Seiring panjang fokus lensa sudut lebar yang berkurang, sudut pandang meningkat dan perspektif jauh berbeda dari pandangan mata telanjang. Ini membuka dimensi baru kreativitas. Lensa sudut dengan lebar ekstrem dapat mengeksplorasi bentuk baru ekspresi visual dan memungkinkan para fotografer memotret foto kenangan sambil menikmati membuat gambar baru dari sudut-sudut yang menarik. Lensa 12mm F1.4 ini telah dikembangkan untuk menarik fotografer yang telah menggunakan lensa 25mm F1.4 atau 12-35mm F2.8, dan yang ingin memperluas wawasan mereka dan membidik jenis gambar lain.

1. Target pengguna

15 dtk, F5.0, ISO 200
 

2. Subjek fotografi yang khas
Menggabungkan lensa super lebar 24mm (setara) dengan kedalaman kontrol bidang F1.4, panjang fokus 12mm sudah pasti sudut lebar. Pada kenyataannya, ini merupakan titik awal untuk pemotretan sudut ekstrem lebar. Dengan sudut pandang yang menangkap empat kali luas lensa sudut lebar Micro Four Thirds standar 25mm, jangkauan luas lensa 12mm sering digunakan untuk subjek seperti pemandangan, malam berbintang, dan bidikan arsitektur all-inclusive, misalnya, bangunan tinggi, atau candi dan gereja. Fotografer telah lama memanfaatkan distorsi perspektif yang dimungkinkan oleh lensa 24mm* untuk membuat gambar khas yang diambil dari kamera dengan berbagai sudut yang menarik. Karena lensa Leica yang cerah ini memberikan kualitas luar biasa bahkan terbuka penuh pada F1.4, sehingga menempatkan subjek utama pada konteks dalam interior yang redup tanpa ada ruang lagi untuk melangkah mundur dapat dilakukan. Bukaannya yang lebar juga memungkinkan penekanan dengan memotret dekat ke subjek utama dan menggunakan fokus tertentu untuk memburamkan latar belakang. Lensa 12mm F1.4 ini menawarkan realisme yang kaya dan ekspresi fotografi yang unik untuk semua jenis subjek.
* setara dengan kamera 35mm.

2. Subjek fotografi yang khas

1/2500 dtk, F4.0, ISO 200
 

15 dtk, F1.4, ISO 1250 © Bence Máté

15 dtk, F1.4, ISO 1250
© Bence Máté


4. Spesifikasi

Lensa utama bukaan lebar dengan kapabilitas terbaik dan performa unggul

Dalam beberapa tahun terakhir, panjang fokus 24mm* telah diimplementasikan pada banyak lensa zoom sudut lebar dan lensa zoom standar untuk kamera full-frame. Karena 24mm* begitu serba guna dan nyaman, sehingga menjadi lensa yang banyak dibawa ke mana saja oleh banyak pengguna. Lensa 12mm F1.4 ini menawarkan sudut pandang lebar 84 derajat yang sama dan menarik bagi fotografer yang menikmati membuat foto yang sangat ekspresif dengan komposisi yang menonjol karena distorsi perspektifnya. Opsi kreatif juga diperluas dengan bukaan lebar F1.4, plus penyajian warna dan kualitas gambar yang menakjubkan. Polesan eksterior berkualitas tinggi juga khas pada Leica, dan rasa mewah tampak pada kontrol fokusnya yang intuitif, halus, dan memuaskan, serta penyesuaian apertur yang diberikan oleh Leica Summilux 12mm F1.4.
* setara dengan kamera 35mm.

Teknologi untuk mencapai target performa gambar
Kekuatan gambar dengan lensa sudut lebar lainnya yang gagal: Ketajaman dari tepi ke tepi menangkap adegan malam yang menakjubkan dan bahkan cocok untuk astrofotografi.

Semakin pendek panjang fokus suatu lensa, maka semakin besar sudut pandangnya. Dengan sudut pandang lebar, penggunaan bukaan lebar menyebabkan aberasi yang jelek dan memperburuk kualitas gambar yang disebabkan oleh cahaya yang masuk lebih dekat ke bagian tepi lensa atas. Semakin rendah hentian F, maka semakin besar tingkat kesulitannya. Untuk meningkatkan performa gambar, teknologi harus diaplikasikan untuk membuat lensa sudut lebar cerah.

Menggunakan 15 elemen dalam 12 grup dengan panjang tetap, optik fokus belakang internal, dengan ketajaman dari sudut ke sudut dan penyajian yang luar biasa, lensa 12mm F1.4 menunjukkan kualitas gambar terbaik yang dibutuhkan pengguna Leica. Lensa sudut lebar ekstrem dan optik secerah ini didesain untuk memastikan bahwa saat bukaan F1.4 terbuka penuh membiarkan cahaya masuk, cahaya ini dikontrol tepat hingga ke bagian tepi tangkapan. Ini dicapai dengan elemen meniskus negatif yang kuat mendekati bagian depan konfigurasi lensa. Pada sistem optik baru lensa 12mm F1.4 ini, elemen kedua mengelola cahaya. Ini menghindari distorsi laras, serta aberasi dan astigmatisme yang masuk saat lensa negatif digunakan di paling depan. Penempatan lensa positif di bagian depan lensa meniskus negatif menekan terjadinya distorsi dan aberasi yang tidak diinginkan. Selain itu, kualitas gambar lebih jauh dipastikan dengan penggunaan lensa asperis diameter besar, bersama dengan kaca ED reguler dan dua elemen kaca UED yang bekerja bersama, didesain untuk mengontrol kerataan bidang gambar, aberasi sagital, aberasi kromatik, dan aberasi kromatik lateral. Teknologi ini memastikan bahwa pengguna menikmati resolusi terbaik dan performa gambar yang luar biasa, bahkan saat menangkap sumber cahaya satu titik dalam suasana malam dan pada situasi lain yang biasanya dengan lensa sudut lebar tidak berhasil.

4. Spesifikasi