Efek nanoe™ X telah diakui oleh para ahli

Foto Profesor Masafumi Mukamoto

Berbagai jenis jamur masuk ke dalam rumah bersama dengan orang dan udara. Meskipun tindakan pencegahan telah dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, sering kali sangat sulit untuk menghambat pertumbuhan jamur, terutama di lingkungan yang lembap. Dengan nanoe™ X, kita memiliki hasil eksperimen1,2  yang menunjukkan bahwa kita dapat menghambat pertumbuhan beberapa jenis jamur dan bakteri yang umum ditemukan di berbagai tempat di dalam rumah.

1Hasil eksperimen menunjukkan bahwa nanoe™ X efektif dalam menghambat pertumbuhan beberapa jenis jamur dan bakteri yang umum ditemukan di rumah:
Jamur: Trichophyton, Cladosporium, Malassezia furfur, Sporothrix schenckii, Exophiala jeanselmei, Absidia corymbifera, Rhodotorula rubra, Neurospora sitophila, Schizophyllum commune
Bakteri: Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA), Listeria monocytogenes, Bacillus subtilis, Mycobacterium smegmatis, Nocardia asteroids, Neisseria gonorrhoeae, Salmonella enterica subsp. enterica, Haemophilus influenza, Campylobacter jejuni
2Verifikasi ini didesain untuk menghasilkan data penelitian dasar tentang efek nanoe™ X pada jamur dan bakteri dalam kondisi laboratorium, yang berbeda dari yang ditemukan di lingkungan penggunaan yang sebenarnya. Verifikasi ini tidak didesain untuk mengevaluasi kinerja produk.

Foto Profesor Masahiro Sakaguchi

Prof. Masahiro Sakaguchi

Azabu University
School of Veterinary Medicine
Laboratory of Veterinary Microbiology I

Verifikasi nanoe™ X dalam Kolaborasi dengan Independent Research Institute

Empat jenis virus dihambat sebanyak 99% dalam 6 jam

Virus, baik yang berasal dari manusia atau hewan, umumnya diklasifikasikan dalam empat jenis. Keempat jenis virus ini dipilih berdasarkan uji penghilangan virus, dan keefektifan teknologi nanoe™ X dalam menghambat keempat virus tersebut diverifikasi. Hasil menunjukkan bahwa nanoe™ X memiliki potensi untuk menghambat virus yang paling resistan dan tidak diketahui.

Garis Besar Pengujian

Pengujian dilakukan dalam kolaborasi dengan Charles River Biopharmaceutical Services GmbH, sebuah laboratorium riset yang memenuhi standar GLP (Good Laboratory Practice) Jerman.

Pengujian didesain untuk memprediksi efek penghambatan terhadap virus yang resistan dan virus yang tak dikenal. Mengingat kemungkinan virus baru ditemukan dan menyebar luas, kami mengklasifikasikan virus dengan kriteria berikut (keberadaan selubung, genom, dan ukuran) berdasarkan uji penghilangan virus. Empat jenis virus diklasifikasikan berdasarkan resistansi fisiokimianya dipilih untuk pengujian ini. Perbandingan paparan nanoe™ X dan non-paparan untuk keempat jenis ini dilakukan menurut standar GLP.

Gambar bendera Jerman

Organisasi penguji

Charles River Biopharmaceutical Services GmbH (Jerman) merupakan bagian dari Charles River Laboratories Group, sebuah organisasi global yang mendukung pengembangan obat mulai dari tahap praklinis hingga tahap pascapemasaran dan terlibat dalam pembiakan dan pasokan hewan laboratorium berkualitas tinggi dan berbagai pengujian keamanan.

GLP (Good Laboratory Practice): Standar menunjukkan bahwa pengujian dilakukan secara akurat dan tepat, dengan ketentuan ketat untuk prosedur pengujian, dll.

Periode pengujian

September–November 2011

Subjek pengujian

Virus Xenotropic murine leukemia
Virus Encephalomyocarditis
Virus Pseudororabies
Porcine parvovirus

Metode pengujian

Volume ruang uji: Kotak 45 L
Waktu paparan: 3 jam, 6 jam
Jarak paparan: 15 cm

Grafik yang menjelaskan karakteristik virus

Karakteristik virus dipilih berdasarkan “Pedoman Uji Penghilangan Virus (Guideline ICHQ5A, CPMP/BMP/269/95, Pharmaceutical Affairs Bureau #329)”

Verifikasi efek nanoe™ X
dengan AC rumah tinggal

Ikon ilustrasi untuk “Bau”

nanoe™ X mengurangi bau yang diserap oleh kain seperti gorden dan karpet.

Diagram membandingkan laju pengurangan intensitas bau asap rokok dengan dan tanpa nanoe™ X yang dihasilkan dari AC yang terpasang di dinding di ruang berukuran 10 m²

Tingkat intensitas bau 0 Tanpa bau 1 Sulit diketahui 2 Minimal dapat diketahui 3 Langsung dapat diketahui 4 Kuat 5 Sangat tidak menyenangkan

Bau asap rokok
(ukuran ruangan: sekitar 10 m²)

Hasil
Setelah 2 jam, ada pengurangan intensitas bau sekitar 3,2 level lebih dengan nanoe™ X daripada dengan pengurangan alami.

Organisasi penguji
Panasonic Product Analysis Center, Jepang
(Laporan No. BAA33-140708-C01)

Produk yang diuji: AC yang dipasang di dinding yang dilengkapi dengan nanoe™ X. Metode pengujian: (1) AC yang diuji dipasang di dalam ruang uji berukuran sekitar 2,73 m x 3,64 m x 2,4 m, atau sekitar 10 m². (2) Beberapa potong kain (kasa) digantung dalam sebuah kotak berukuran sekitar 1 m³ dan 20 batang rokok dinyalakan dan ditinggal selama lima menit. (3) Potongan kain yang telah menyerap bau asap rokok tersebut ditempatkan di ketinggian kurang dari 1,2 m sekitar 1,5 m jauhnya dari outlet AC dan AC dioperasikan dalam mode kipas. (4) Potongan kain tersebut dikumpulkan setelah beberapa waktu yang telah ditentukan dan evaluasi sensorik diimplementasikan (metode indikasi intensitas bau 6 level). N = 3 subjek. Bau target: Asap rokok.

Verifikasi efek nanoe™ X
dengan AC komersial

Ikon ilustrasi untuk “Bau”

nanoe™ X reduced odours absorbed by fabrics such as curtains and carpets.

Diagram membandingkan laju pengurangan intensitas bau asap rokok dengan dan tanpa nanoe™ X yang dihasilkan dari 4-way cassette di ruang berukuran 25 m²

Tingkat intensitas bau 0 Tanpa bau 1 Sulit diketahui 2 Minimal dapat diketahui 3 Langsung dapat diketahui 4 Kuat 5 Sangat tidak menyenangkan

Bau asap rokok
(ukuran ruangan: sekitar 25 m²)

Hasil
Setelah 2 jam, ada pengurangan intensitas bau sekitar 1,0 level lebih dengan nanoe™ X daripada dengan pengurangan alami.

Organisasi penguji
Panasonic Product Analysis Center, Jepang
(Laporan No. 4AA33-170203-A01)

Produk yang diuji: AC dengan 4-way cassette yang dilengkapi dengan nanoe™ X. Metode uji: (1) AC yang diuji dipasang di dalam ruang uji berukuran sekitar 6,02 m x 8 m x 2,9 m, atau sekitar 48 m². (2) Beberapa potong kain (kasa) digantung dalam sebuah kotak berukuran sekitar 1 m³ dan 20 batang rokok dinyalakan dan ditinggal selama lima menit. (3) Potongan kain yang telah menyerap bau asap rokok tersebut ditempatkan di ketinggian kurang dari 1,2 m sekitar 1,5 m jauhnya dari outlet AC dan AC dioperasikan dalam mode kipas. (4) Potongan kain tersebut dikumpulkan setelah beberapa waktu yang telah ditentukan dan evaluasi sensorik diimplementasikan (metode indikasi intensitas bau 6 level). N = 8 subjek. Bau target: Asap rokok.

Ikon ilustrasi untuk “Bau”

nanoe™ X mengurangi bau yang diserap oleh kain seperti gorden dan karpet.

Diagram membandingkan laju pengurangan intensitas bau asap rokok dengan dan tanpa nanoe™ X yang dihasilkan dari 4-way cassette di ruang berukuran 48 m²

Tingkat intensitas bau 0 Tanpa bau 1 Sulit diketahui 2 Minimal dapat diketahui 3 Langsung dapat diketahui 4 Kuat 5 Sangat tidak menyenangkan

Bau asap rokok
(ukuran ruangan: sekitar 48 m²)

Hasil
Setelah 2 jam, ada pengurangan intensitas bau sekitar 0,7 tingkat lebih dengan nanoe™ X daripada dengan pengurangan alami.

Organisasi penguji
Panasonic Product Analysis Center, Jepang
Gunma Analysis Center, Jepang
(Laporan No. 27055)

Produk yang diuji: AC dengan 4-way cassette yang dilengkapi dengan nanoe™ X. Metode uji: (1) AC yang diuji dipasang di dalam ruang uji berukuran sekitar 6,02 m x 8 m x 2,9 m, atau sekitar 48 m². (2) Beberapa potong kain (kasa) digantung dalam sebuah kotak berukuran sekitar 1 m³ dan 20 batang rokok dinyalakan dan ditinggal selama lima menit. (3) Potongan kain yang telah menyerap bau asap rokok tersebut ditempatkan di ketinggian kurang dari 1,2 m sekitar 1,5 m jauhnya dari outlet AC dan AC dioperasikan dalam mode kipas. (4) Potongan kain tersebut dikumpulkan setelah beberapa waktu yang telah ditentukan dan evaluasi sensorik diimplementasikan (metode indikasi intensitas bau 6 level). N = 8 subjek. Bau target: Asap rokok.

Ikon ilustrasi untuk “Bau”

Bahkan di area yang besar (139 m²), nanoe™ X mengurangi bau yang diserap oleh kain seperti gorden dan karpet.

Diagram membandingkan laju pengurangan intensitas bau asap rokok dengan dan tanpa nanoe™ X yang dihasilkan dari 4-way cassette di ruang berukuran 139 m²

Tingkat intensitas bau 0 Tanpa bau 1 Sulit diketahui 2 Minimal dapat diketahui 3 Langsung dapat diketahui 4 Kuat 5 Sangat tidak menyenangkan

Bau asap rokok
(ukuran ruangan: sekitar 139 m²)

Hasil
Setelah 2 jam, ada pengurangan intensitas bau sekitar 0,4 level lebih dengan nanoe™ X daripada dengan pengurangan alami.

Organisasi penguji
Kaken Test Center, Jepang
(Laporan No. KT-19-015089-1)

Produk yang diuji: AC dengan 4-way cassette CS-P160U6 yang dilengkapi dengan nanoe™ X. Metode uji: (1) AC yang diuji dipasang di dalam kantor lama berukuran sekitar 7 m x 20 m x 2,7 m, atau sekitar 139 m². (2) Beberapa potong kain (kasa) digantung dalam sebuah kotak berukuran sekitar 1 m³ dan 5 batang rokok dinyalakan dan ditinggal selama satu jam. (3) Potongan kain yang telah menyerap bau asap rokok tersebut ditempatkan di ketinggian kurang dari 1 m sekitar 3 m jauhnya dari outlet AC dan AC dioperasikan dalam mode kipas. (4) Kemudian evaluasi sensorik diterapkan (metode indikasi intensitas bau 6 level). N = 9 subjek. Bau target: Asap rokok.

Ikon ilustrasi untuk “Zat-zat Berbahaya”

nanoe™ X menguraikan zat yang menempel PM 2.5 di ruang yang sebenarnya.

Diagram membandingkan laju pengurangan heksadekana dengan dan tanpa nanoe™ X yang dihasilkan dari 4-way cassette

Heksadekana
(Zat kimi yang melekat PM 2.5)

Hasil
Mengoperasikan AC yang dilengkapi dengan nanoe™ X menguraikan lebih dari 92% partikel dengan rata-rata dalam 8 jam. Pengoperasian AC tanpa nanoe™ menguraikan partikel hanya sekitar 14%.

Organisasi penguji
Laporan No. ETRC257 / 16 / 14,2 (R479 / 19)
Environmental Technology Research Center

Produk yang diuji: AC dengan 4-way cassette S-34PU2H5-1 dilengkapi dengan nanoe™ X). Metode pengujian: (1) Mengoperasikan 6 unit dalam ruangan 4 arah dalam ruangan di pusat pelatihan Panasonic Malaysia dengan ukurang 16,27 m x16,43 m, atau sekitar 267 m2. (2) Zat sampel dengan heksadekana yang melekat ditempatkan di ketinggian 1,2 m di tengah ruangan. (3) AC dioperasikan pada kecepatan sedang lalu sampel dikumpulkan setelah waktu yang ditentukan berlalu dan analisis kuantitatif GC/MS dilakukan. Target: Heksadekana (Alkana)

Ikon ilustrasi untuk “Bau”

Unit dalam ruangan dilengkapi dengan nanoe™ X yang dipasang di ruangan yang sesungguhnya mengurangi pembacaan pada sensor bau di ruang tersebut.

Diagram membandingkan laju pengurangan intensitas bau dengan dan tanpa nanoe™ X yang dihasilkan

Efek pengurangan bau di ruangan

Hasil
Pembacaan sensor bau di ruangan cenderung untuk menurun bila perangkat nanoe™ X dioperasikan dibandingkan dengan bila tidak dioperasikan. Bila perangkat nanoe™ X tidak dioperasikan, bau khas terasa saat memasuki ruangan tersebut, tetapi bila perangkat nanoe™ X dioperasikan, bau tidak terasa.

Kesimpulan
Bila perangkat nanoe™ X dioperasikan, pengurangan bau dalam ruangan dapat dirasakan.

Verifikasi internal

Produk yang diuji: AC dengan 4-way cassette CS-P45U4B dilengkapi dengan nanoe™ X (2 unit). Evaluasi: 8 Oktober 2019 hingga 17 Oktober 2019. (1) Verifikasi dilakukan dengan unit terpasang di ruang konferensi dengan luas sekitar 47 m2. (2) Pengaturan AC: mode pengoperasian—pendinginan; suhu prasetel—27°C; arah aliran udara—horizontal; kecepatan aliran udara— sedang (3) Mengoperasikan perangkat nanoe™ X selama minggu pertama, lalu membiarkan perangkat nanoe™ X mati selama minggu kedua, lalu mengoperasikan AC. Mengukur intensitas bau selama 2 hari masing-masing dengan sensor bau elektrik (XP-329m) yang dibuat oleh New Cosmos Electric Co., Ltd. (4) AC dioperasikan selama 24 jam dan diverifikasi. Target: Bau ruangan

Konten terkait